:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3034409/original/086579300_1580196454-face-2722810_960_720.jpg)
ringkasan
- Maskara kering dapat diatasi dengan merendam tabung dalam air hangat.
- Cairan seperti tetes mata, saline, atau Duraline bisa membantu mengencerkan maskara.
- Minyak nabati dapat digunakan, namun perhatikan risiko kontaminasi jika dimasukkan langsung ke tabung.
Fimela.com, Jakarta - Maskara merupakan salah satu produk makeup yang paling sering digunakan untuk membuat bulu mata tampak lebih lentik, bervolume, dan panjang. Namun, karena kemasannya sering dibuka-tutup dan aplikatornya keluar masuk tabung setiap kali digunakan, maskara termasuk produk yang paling cepat mengalami perubahan tekstur.
Seiring waktu, kandungan air dan pelarut di dalam maskara akan menguap sehingga formulanya menjadi lebih kental, sulit diratakan, bahkan menggumpal di bulu mata. Kondisi ini tidak selalu berarti maskara langsung rusak, terutama jika masih berada dalam masa pakai yang direkomendasikan setelah dibuka (umumnya sekitar 3–6 bulan, tergantung petunjuk pada kemasan).
Jika maskara mulai mengering tetapi belum melewati masa pakainya dan tidak menunjukkan tanda-tanda rusak, Sahabat Fimela dapat mencoba beberapa cara berikut untuk mengembalikan teksturnya agar lebih mudah diaplikasikan.
1. Rendam Tabung Maskara di Dalam Air Hangat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3034411/original/095655800_1580196454-cosmetics-2116368_960_720.jpg)
Cara paling aman untuk mengencerkan maskara yang mulai mengental adalah merendam tabung yang masih tertutup rapat ke dalam air hangat selama sekitar 5–10 menit. Air yang digunakan sebaiknya hangat, bukan mendidih.
Panas dari air membantu melunakkan formula yang mulai mengental akibat suhu dingin atau penguapan ringan. Karena tabung tetap dalam keadaan tertutup, tidak ada air yang masuk ke dalam produk sehingga risiko kontaminasi menjadi sangat kecil.
Setelah direndam, gulung tabung maskara di antara kedua telapak tangan selama beberapa detik agar isi produk tercampur kembali secara merata. Hasilnya, tekstur maskara biasanya menjadi lebih lembut, lebih mudah diambil oleh sikat, dan lebih mudah diaplikasikan pada bulu mata. Metode ini sangat cocok jika maskara baru mulai terasa sedikit kental, bukan benar-benar mengering.
2. Tambahkan Beberapa Tetes Sterile Saline Solution (Larutan Saline Steril)
Apabila maskara sudah terasa lebih kental daripada biasanya, kamu dapat menambahkan 1–2 tetes sterile saline solution (larutan saline steril) ke dalam tabung maskara.
Larutan saline steril membantu menambah kelembapan pada formula sehingga teksturnya menjadi lebih encer untuk sementara dan lebih mudah diaplikasikan. Setelah ditambahkan, putar aplikator secara perlahan di dalam tabung agar cairan tercampur merata. Hindari mengocok tabung terlalu keras karena dapat memasukkan lebih banyak udara ke dalam kemasan.
Alasan memilih sterile saline solution (larutan saline steril) adalah karena cairan ini bersifat steril dan lebih aman digunakan di area mata dibandingkan air biasa. Dengan jumlah yang sangat sedikit, tekstur maskara dapat menjadi lebih halus tanpa mengubah konsistensinya secara drastis. Hasilnya, maskara biasanya kembali lebih mudah diratakan dan tidak terlalu menggumpal saat diaplikasikan.
Cara ini sebaiknya hanya dilakukan pada maskara yang masih berada dalam masa pakainya dan tidak menunjukkan tanda-tanda rusak atau terkontaminasi, seperti perubahan bau, warna, atau menyebabkan iritasi pada mata.
3. Gunakan Makeup Mixing Medium Khusus Jika Tersedia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133345/original/038802100_1739530515-pexels-breakingpic-3119.jpg)
Beberapa merek kosmetik menyediakan makeup mixing medium atau cosmetic mixing liquid yang diformulasikan untuk mengubah kekentalan produk makeup. Namun, produk ini hanya boleh digunakan jika produsen secara jelas menyatakan aman untuk area mata atau kompatibel dengan kosmetik mata.
Keunggulannya, produk ini memang diformulasikan untuk kosmetik sehingga cenderung lebih aman digunakan dibandingkan cairan lain yang tidak dirancang untuk produk makeup. Meski begitu, pastikan produk tersebut memang dinyatakan aman untuk area mata sebelum digunakan pada maskara.
4. Putar Aplikator, Jangan Dipompa Naik Turun
Cara ini sebenarnya bukan untuk mengencerkan maskara secara langsung, tetapi sangat efektif membantu mengembalikan tekstur sekaligus mencegah maskara semakin cepat mengering.
Banyak orang memiliki kebiasaan memompa aplikator naik turun di dalam tabung sebelum digunakan. Padahal, kebiasaan tersebut justru memasukkan udara lebih banyak ke dalam kemasan sehingga mempercepat penguapan pelarut maskara.
Sebagai gantinya, putar aplikator secara perlahan sambil menariknya keluar. Teknik ini membantu mengambil produk tanpa memasukkan terlalu banyak udara ke dalam tabung. Hasilnya, maskara akan bertahan lebih lama dengan tekstur yang tetap lembut dibandingkan jika aplikator sering dipompa.
5. Bersihkan Sisa Maskara yang Mengering pada Leher Tabung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3135916/original/084732000_1590289692-lashes-extension-before-after-eyelash-beautiful-woman-eyescloseup_165293-320.jpg)
Sering kali maskara terasa sulit ditutup rapat karena terdapat penumpukan produk pada bagian leher tabung atau area penyeka (wiper). Gunakan tisu bersih atau cotton bud yang sedikit dibasahi untuk membersihkan sisa produk pada bagian tersebut. Jangan memasukkan cotton bud ke dalam isi maskara.
Membersihkan area leher tabung membantu tutup menutup lebih rapat sehingga penguapan dapat dikurangi. Selain itu, aplikator juga menjadi lebih mudah dikeluarkan dan produk yang menempel di sikat menjadi lebih merata. Cara sederhana ini tidak langsung mengencerkan maskara, tetapi membantu mempertahankan kelembapan produk sehingga teksturnya tidak cepat mengental kembali.
Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan
Tidak semua cara yang beredar di internet aman untuk maskara. Beberapa metode justru dapat meningkatkan risiko iritasi mata atau mempercepat kerusakan produk. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari:
- Menambahkan air keran. Air keran tidak steril dan dapat membawa mikroorganisme yang meningkatkan risiko kontaminasi pada produk yang digunakan di area mata.
- Menambahkan air panas langsung ke dalam tabung. Selain dapat mengubah formulasi, cara ini juga meningkatkan risiko masuknya bakteri.
- Menggunakan air mawar, toner, atau micellar water. Produk-produk tersebut tidak dirancang untuk dicampurkan ke dalam maskara sehingga dapat memengaruhi stabilitas formula dan daya tahannya.
- Menambahkan minyak kelapa, minyak zaitun, atau baby oil. Minyak dapat mengubah komposisi maskara sehingga hasilnya menjadi mudah luntur, sulit menempel pada bulu mata, bahkan berpotensi meningkatkan iritasi pada sebagian orang. Perlu dipahami bahwa mengoleskan sedikit minyak pada bulu mata sebelum menggunakan maskara berbeda dengan mencampurkan minyak ke dalam tabung maskara. Yang tidak dianjurkan adalah menambahkan minyak langsung ke dalam produk karena dapat mengubah formulanya.
- Menggunakan air liur. Cara ini sangat tidak dianjurkan karena dapat memasukkan bakteri dari mulut ke dalam maskara yang digunakan di sekitar mata.
Kapan Maskara Sebaiknya Dibuang?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315377/original/016204500_1785836370-pexels-mariacamila-7712438.jpg)
Perlu dipahami bahwa tidak semua maskara yang mengering masih layak digunakan. Apabila produk sudah melewati masa pakai setelah dibuka (PAO), biasanya sekitar 3–6 bulan sesuai petunjuk pada kemasan, sebaiknya maskara diganti dengan yang baru meskipun masih tersisa banyak. Selain itu, segera hentikan penggunaan jika maskara menunjukkan tanda-tanda berikut:
- Mengeluarkan bau yang berubah atau tidak sedap.
- Teksturnya terpisah dan tidak bisa tercampur kembali.
- Menggumpal parah meskipun sudah dicoba dilunakkan.
- Menyebabkan mata terasa perih, gatal, merah, atau berair setelah digunakan.
- Pernah digunakan saat mengalami infeksi mata, seperti konjungtivitis.
Maskara merupakan produk yang digunakan sangat dekat dengan mata sehingga kebersihan dan keamanannya harus menjadi prioritas. Menggunakan maskara yang sudah terkontaminasi dapat meningkatkan risiko iritasi hingga infeksi mata.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mengencerkan Maskara yang Mulai Mengering
1. Apakah maskara yang mulai mengering masih aman digunakan?
Ya, selama maskara masih berada dalam masa pakainya (umumnya 3–6 bulan setelah dibuka), tidak berbau aneh, tidak berubah warna, dan tidak menyebabkan iritasi pada mata. Jika sudah menunjukkan tanda-tanda rusak atau terkontaminasi, sebaiknya segera diganti dengan yang baru.
2. Bolehkah menambahkan air biasa untuk mengencerkan maskara?
Tidak disarankan. Air keran tidak steril dan berisiko membawa bakteri atau mikroorganisme yang dapat mencemari maskara. Jika ingin mengembalikan kelembapan maskara, gunakan sterile saline solution (larutan saline steril) dalam jumlah sedikit atau rendam tabung maskara yang masih tertutup rapat di dalam air hangat.
3. Bagaimana cara mencegah maskara cepat mengering?
Hindari memompa aplikator naik turun di dalam tabung karena dapat memasukkan udara dan mempercepat penguapan formula. Sebaiknya putar aplikator secara perlahan saat mengeluarkannya, selalu tutup kemasan hingga rapat setelah digunakan, dan simpan maskara di tempat yang sejuk serta kering.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9308412/original/021939100_1785140338-IMG_2268.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984999/original/003141100_1730255647-husband-wife-having-fight-indoors.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315286/original/084449400_1785833340-196448ee-438a-4fbd-bd51-a7bd80e1180b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315202/original/025129000_1785830428-60477.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314367/original/022803700_1785744422-pexels-olia-danilevich-5466800.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314727/original/003323100_1785771825-A_toast_celebration.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314149/original/020021500_1785735303-SnapInsta.to_757755082_18047777009625898_7452985865535457627_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309587/original/097543500_1785231659-NtmkPkvbmXzNJIZOM3DYkIp9Pcgp2VJ9qpgURo2G.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311537/original/055533400_1785405017-pexels-yankrukov-7698834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9313068/original/036385500_1785576099-IMG_2338.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312242/original/069001800_1785484439-pexels-miriam-alonso-7622511.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312290/original/007457900_1785486094-pexels-karola-g-5900185.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382408/original/016152300_1680579815-young-woman-sitting-cafe-with-her-laptop-stressful-wor_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149289/original/088541100_1591796992-portrait-business-woman-working-laptop_1303-9731.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312419/original/049416300_1785491313-Depositphotos_833336202_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312380/original/085517100_1785489379-Taman_Brightspot-40.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312529/original/098788600_1785505557-WhatsApp_Image_2026-07-31_at_20.30.17__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4616670/original/057702600_1697707281-strict-young-beautiful-girl-wearing-olive-green-t-shirt-showing-gesture-no-isolated-pink-wall__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5258102/original/011636300_1750335151-Percaya_diri.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562231/original/052889000_1776821117-IMG_7963_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555203/original/071603700_1776146736-collage-1776145726600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548072/original/067549200_1775520162-SnapInsta.to_659482793_18580246732004502_8558864370430735597_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555768/original/002737000_1776217101-SnapInsta.to_670402938_18575696218009536_3529426957909903934_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550482/original/031557000_1775699914-SnapInsta.to_662232477_18400353457144787_6622843989119974335_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549793/original/077059800_1775630275-IMG_7125.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551720/original/092747400_1775737402-SnapInsta.to_669764173_18575455546063594_4991954186322306750_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550001/original/016334800_1775634784-SnapInsta.to_661392675_18580692016004502_8049009444174655271_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550597/original/070584800_1775704825-IMG_7162_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548633/original/084012400_1775546169-IMG_7089_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552226/original/016253800_1775804047-Web_Photo_Editor__41_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549852/original/000647100_1775631584-SnapInsta.to_659034575_18580483129004502_6046546587751747754_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574636/original/777969622-_Ki-Ka__Joanna_Elizabeth_Samuel__Head_of_Fabric_Care_Category_WINGS_Group_Indonesia__Caitlin_Halderman__Brand_Ambassador_SoKlin_Eau_de_Parfum_dan_Karina_Mandala__Fine_Fragrance_Perfumer_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573686/original/025700800_1777949973-PG-Design-1777949449411.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556997/original/067958400_1776315133-SnapInsta.to_670475838_17974540476006157_8051288854808785518_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556854/original/083082100_1776309677-collage-1776307426328.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572145/original/099883900_1777775719-IMG_8581.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567863/original/089816200_1777343047-IMG_8327_1_.jpeg)