Dari Galeri ke Jalan Raya, Kreasi Seni di Atas Mobil Mencuri Perhatian di ArtMoments 2026

8 hours ago 8

Fimela.com, Jakarta - Selama ini, mobil lebih sering dipandang sebagai simbol mobilitas, teknologi, atau gaya hidup. Namun di tangan para seniman, kendaraan dapat menjelma menjadi sesuatu yang jauh lebih personal. Sebuah kanvas bergerak yang membawa cerita, imajinasi, dan ekspresi kreatif ke ruang publik.

Gagasan tersebut menjadi salah satu sorotan menarik dalam ArtMoments 2026 yang berlangsung di AGORA Mall, Jakarta. Pameran seni yang dikenal menghadirkan dialog antara kreativitas dan budaya kontemporer ini menghadirkan pengalaman berbeda melalui kolaborasi dengan DENZA, merek kendaraan premium di bawah naungan BYD.

Melalui tema Art in Motion, DENZA mengajak pengunjung melihat kendaraan dari sudut pandang yang tidak biasa. Bukan sekadar alat transportasi, tetapi medium yang mampu mempertemukan seni, teknologi, desain, dan pengalaman emosional dalam satu kesatuan.

Saat Mobil Berubah Menjadi Karya Seni

Salah satu instalasi yang paling menarik perhatian adalah The Mallacan Leisure, karya seniman Indonesia Arief Witjaksana. Dalam instalasi ini, DENZA D9 tidak lagi tampil sebagai kendaraan premium semata. Seluruh permukaannya bertransformasi menjadi ruang ekspresi artistik yang dipenuhi visual penuh warna dan imajinasi.

Arief dikenal melalui karya-karyanya yang eksploratif dan ekspresif. Lewat The Mallacan Leisure, ia menghadirkan dunia visual yang berbicara tentang rasa ingin tahu, kebebasan, serta berbagai kemungkinan yang muncul ketika seseorang berani mengeksplorasi hal-hal baru.

Kehadiran karya tersebut membuat DENZA D9 seolah kehilangan batas antara objek desain dan karya seni. Mobil tidak lagi hanya dipandang dari sisi fungsi, melainkan sebagai medium yang mampu membawa narasi dan emosi.

"Melalui karya ini, saya ingin menghadirkan ruang yang mendorong audiens untuk mengeksplorasi imajinasi dan menemukan perspektif baru dalam keseharian mereka," ujar Arief.

Bukan Hanya Dilihat, Tetapi Juga Didengar

Jika karya Arief mengajak pengunjung menikmati seni secara visual, instalasi lain menawarkan pengalaman yang lebih imersif melalui suara.

Seniman dan musisi asal Malaysia, Gabriel Cheah, menghadirkan karya bertajuk HEAD IN THE CLOUDS yang dipresentasikan melalui DENZA B8.

Karya ini berupa soundscape kontemplatif yang membawa pendengar seolah berada dalam perjalanan udara di ketinggian 40.000 kaki. Suara-suara yang dihadirkan menciptakan suasana tenang dan meditatif, menghadirkan pengalaman yang menggabungkan refleksi diri, aspirasi, dan ketenangan.

Menariknya, pengalaman audio tersebut didukung oleh sistem suara premium Devialet yang terintegrasi dalam kendaraan. Hasilnya bukan sekadar mendengarkan musik atau suara, melainkan merasakan sebuah perjalanan emosional yang menyatu dengan ruang di dalam mobil.

"Bagi saya, kebahagiaan adalah keseimbangan antara pengalaman yang menyenangkan dengan pertumbuhan dan makna hidup," kata Gabriel.

Melalui karya ini, kendaraan menjadi ruang personal yang mampu menghadirkan pengalaman multisensori yang intim dan mendalam.

Ketika Seni dan Teknologi Berjalan Bersama

Kolaborasi dalam ArtMoments 2026 menunjukkan bagaimana batas antara seni dan teknologi semakin cair. Jika dahulu karya seni hanya ditemukan di galeri atau museum, kini medium kreatif dapat hadir dalam bentuk yang jauh lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mobil menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi teknologi dapat membuka ruang baru bagi para seniman untuk bereksperimen.

Menurut Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Indonesia, filosofi yang diusung DENZA adalah Technology Drives Elegance, yakni keyakinan bahwa teknologi dan seni memiliki tujuan yang serupa: menciptakan pengalaman yang menginspirasi dan memperkaya kehidupan.

Pendekatan tersebut terasa relevan dengan perkembangan gaya hidup modern saat ini. Konsumen tidak lagi hanya mencari produk yang canggih secara teknis, tetapi juga memiliki nilai emosional dan mampu menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna.

Mobilitas yang Menjadi Pengalaman

Melalui Art in Motion, DENZA menghadirkan perspektif baru bahwa perjalanan tidak hanya soal berpindah dari satu titik ke titik lain.

Sama seperti karya seni, sebuah perjalanan juga dapat menjadi ruang refleksi, pengalaman estetika, hingga sumber inspirasi. Mobil menjadi medium yang menghubungkan berbagai elemen tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Di ArtMoments 2026, gagasan ini diterjemahkan melalui perpaduan seni visual, suara, desain, dan teknologi yang menyatu dalam satu narasi. Sebuah pengingat bahwa kreativitas tidak selalu harus berada di atas kanvas atau dinding galeri.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|