DOKU Perkenalkan Green Pantry, Targetkan Pangkas 65% Sampah Organik Kantor per Bulan

17 hours ago 3

Fimela.com, Jakarta - DOKU, perusahaan fintech pembayaran dan penyedia platform pembayaran digital terkemuka di Indonesia, meluncurkan Green Pantry, inisiatif pengelolaan limbah sirkular yang mengubah sampah makanan kantor menjadi kompos bernilai guna. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap sustainability sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.Diluncurkan bertepatan dengan Hari Bumi dan perayaan ulang tahun ke-19 DOKU, Green Pantry menargetkan pengalihan hingga 65% sampah organik atau sekitar 650 kilogram per bulan dari tempat pembuangan akhir (TPA).

Dengan okupansi harian sekitar 150–170 karyawan, DOKU menghasilkan hampir 1 ton sampah setiap bulan, yang sebagian besar berupa limbah makanan. Melihat potensi tersebut, program ini dirancang untuk mengelola limbah langsung dari sumbernya melalui sistem waste management terintegrasi di pantry kantor.“Bahkan bisnis digital tetap meninggalkan jejak. Melalui Green Pantry, kami ingin menunjukkan bahwa langkah sederhana di tempat kerja dapat memberikan dampak lingkungan yang nyata dan terukur,” ujar Himelda Renuat, Co-Founder dan Chief Marketing Officer DOKU.Melalui sistem pengomposan di kantor, karyawan terlibat langsung dalam pemilahan dan pengolahan limbah makanan. Selain mengurangi volume sampah, pendekatan ini juga mendorong kebiasaan kerja yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Menghasilkan kompos yang bermanfaat

Kompos yang dihasilkan, bernama BeyondGrow, diproses melalui tahapan terkontrol mulai dari pengumpulan, dehidrasi, fermentasi, hingga pematangan. Produk ini mendukung prinsip zero waste sekaligus dapat dimanfaatkan untuk penghijauan dan peningkatan kualitas tanah.

Sebagai langkah lanjutan, DOKU membuka pre-order terbatas untuk BeyondGrow agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Kompos ini dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan daya serap air, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih optimal.

Informasi lebih lanjut tersedia di: https://www.doku.com/about/sustainability .Nabilah Alsagoff, Co-Founder dan Chief Operating Officer DOKU, menambahkan bahwa inisiatif ini mencerminkan pendekatan perusahaan dalam mengintegrasikan corporate sustainability ke dalam operasional sehari-hari. “Kami percaya keberlanjutan harus menjadi bagian dari cara kerja. Dengan sistem yang tepat dan keterlibatan karyawan, dampaknya dapat dikelola secara konsisten dan terukur,” ujarnya.

Langkah sederhana berdampak nyata

Green Pantry merupakan bagian dari komitmen ESG DOKU yang mencakup pengelolaan limbah, efisiensi operasional, serta peningkatan kesadaran karyawan terhadap praktik yang lebih bertanggung jawab.“Perubahan tidak selalu harus besar. Dari pantry kantor, kami ingin menunjukkan bahwa langkah sederhana bisa memberikan dampak nyata,” tutup Himelda.Program ini dirancang agar mudah diterapkan dan scalable, sehingga diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain dalam membangun praktik operasional yang lebih berkelanjutan

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|