Fred Perry Hadirkan “DNA Exhibition” di Plaza Senayan, Rayakan Perjalanan dari Lapangan Tenis ke Ikon Subkultur

9 hours ago 3

Fimela.com, Jakarta - Fred Perry Indonesia resmi menghadirkan Fred Perry DNA Exhibition, sebuah pameran imersif yang menelusuri perjalanan panjang brand asal Inggris tersebut dari dunia sportswear hingga menjadi simbol ekspresi diri lintas generasi. Exhibition ini berlangsung selama 10 hari, mulai 22–31 Mei 2026, di area Fountain Plaza Senayan, Jakarta.

Melalui pameran ini, pengunjung diajak mengenal lebih dekat warisan Laurel Wreath serta berbagai “Hero Styles” ikonik yang telah membentuk budaya anak muda selama lebih dari tujuh dekade.

Menggabungkan akar budaya Inggris dengan energi kreatif Indonesia, Fred Perry DNA Exhibition juga dirancang sebagai ruang berkumpul komunitas. Pengunjung dapat menikmati area bar spesial dari Modernhaus, pertandingan tenis meja berbasis komunitas, hingga deretan pertunjukan musik dari sejumlah musisi dan kolektif pilihan.

Sejumlah penampil meramaikan acara ini

Beberapa nama yang turut meramaikan acara ini antara lain Jugo Djarot, The Patras, Tomorrow People Ensemble, The Golden Door Boyz, Greybox Ensemble, serta DJ set dari SCRBS! dan Shaq. Selain itu, tersedia pula sesi open deck bersama Laidback Records, This Happy Feeling, dan Fever Sounds.

Pameran ini sekaligus menjadi penghormatan terhadap sosok Fred Perry, pendiri brand sekaligus juara Wimbledon tiga kali. Sejak diperkenalkan pada 1952, M3 Fred Perry Shirt berkembang dari apparel tenis menjadi bagian penting dari berbagai subkultur global. Mulai dari Modernists, Punks, hingga era Britpop, Fred Perry terus mempertahankan relevansinya dalam dunia musik, fashion, dan budaya anak muda hingga saat ini.

Dalam perayaan perjalanan tersebut, Fred Perry menampilkan sejumlah “Hero Styles” yang menjadi fondasi identitas brand, di antaranya:

The Laurel Wreath, simbol ikonik yang melampaui dunia olahraga dan melekat pada kultur musik serta fashion global.The Fred Perry Shirt, siluet klasik yang diadopsi lintas generasi sebagai bagian dari identitas personal.The Tennis Bomber, perpaduan sportswear dan street style yang timeless.The Taped Track Jacket, jaket trikot legendaris yang berevolusi dari pakaian latihan menjadi bagian dari kultur rave.The Barrel Bag, tas olahraga fungsional yang tetap relevan dalam gaya hidup modern.The Tennis Shoes, sepatu esensial yang bertransformasi dari lapangan tenis ke jalanan urban.

Menghadirkan koleksi arsip eksklusif dan kolaborasi legendaris yang telah dikurasi secara khusus

Untuk pertama kalinya di Jakarta, Fred Perry juga menghadirkan koleksi arsip eksklusif dan kolaborasi legendaris yang telah dikurasi secara khusus. Pengunjung dapat melihat berbagai karya kolaborasi bersama figur dan brand berpengaruh seperti Amy Winehouse, Gorillaz, The Specials, Raf Simons, Comme des Garçons, hingga Stüssy.

Melalui deretan koleksi tersebut, Fred Perry menunjukkan bagaimana simbol Laurel Wreath telah berkembang melampaui fashion dan menjadi representasi autentik dari semangat non-konformitas.

Didirikan pada 1952, Fred Perry dikenal sebagai brand yang berada di persimpangan antara olahraga, musik, dan subkultur. Dengan simbol Laurel Wreath yang ikonik, Fred Perry terus menjadi representasi autentisitas dan individualitas yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Nabila Mecadinisa
Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|