8 Kebiasaan Finansial yang Sebaiknya Dimulai di Usia 20-an, Fondasi Keuangan Sehat untuk Masa Depan

9 hours ago 3

Fimela.com, Jakarta - Membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia 20-an dapat membantu menciptakan fondasi keuangan yang lebih kuat di masa depan. Ya, usia 20-an sering menjadi masa ketika seseorang mulai mandiri secara finansial, mendapatkan penghasilan sendiri, dan membuat berbagai keputusan penting tentang masa depan. 

Karena itu, kebiasaan finansial yang sebaiknya dimulai usia 20-an bukan hanya soal bagaimana menghemat uang, tetapi juga bagaimana membangun pola pengelolaan keuangan yang sehat sejak sekarang. Anda tidak harus memiliki penghasilan besar atau tabungan dalam jumlah fantastis untuk mulai mengatur keuangan. Justru, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar dalam jangka panjang.

Berikut beberapa kebiasaan finansial yang sebaiknya mulai dibangun sejak usia 20-an, sebagaimana dilansir fimela.com dari berbagai sumber, Rabu (12/8/2026).

1. Membangun Dana Darurat

Melansir laman Natwest, membangun dana darurat merupakan salah satu pilar utama dalam perencanaan keuangan yang sehat. Dana ini berfungsi sebagai cadangan vital yang siap digunakan untuk menghadapi berbagai situasi tak terduga dalam hidup.

Kondisi mendesak seperti sakit, kecelakaan, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan mendesak lainnya dapat muncul kapan saja tanpa peringatan. Dengan memiliki dana darurat, seseorang dapat mengatasi tantangan ini tanpa harus terpaksa berutang atau mengorbankan tujuan finansial jangka panjangnya.

Memiliki dana darurat bisa memberikan rasa aman serta stabilitas finansial.  Idealnya, jumlah dana darurat yang disiapkan adalah setara dengan 3 hingga 6 bulan pengeluaran bulanan bagi individu lajang, dan 6 hingga 12 bulan pengeluaran bagi mereka yang sudah berkeluarga. Dana ini sebaiknya disimpan pada rekening tabungan yang mudah diakses namun terpisah dari rekening sehari-hari untuk mencegah penggunaan yang tidak disengaja.

2.  Hidup Sesuai Kemampuan

Kunci menuju kesuksesan finansial berkelanjutan adalah hidup sesuai kemampuan, yang berarti membelanjakan uang lebih sedikit dari jumlah yang berhasil Anda hasilkan. Bagi banyak orang di usia 20-an, kebiasaan ini seringkali menjadi tantangan besar. 

Melansir laman Singlife, godaan gaya hidup konsumtif yang dipicu oleh tren dan tekanan dari lingkungan sosial dapat membuat seseorang sulit membedakan antara kebutuhan esensial dan keinginan semata. Penting untuk secara sadar menghindari utang konsumtif yang hanya bertujuan untuk memenuhi gaya hidup sementara.

Sebagai panduan, hidup sederhana di sini adalah menjalani hidup di bawah kemampuan, sebuah prinsip yang menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam pengeluaran. Salah satu strategi efektif adalah menunda pembelian barang yang dirasa tidak terlalu mendesak selama beberapa hari. Jeda ini memberikan waktu untuk mengevaluasi kembali apakah barang tersebut benar-benar penting dan sesuai dengan prioritas keuangan Anda.

3. Kebiasaan Menyusun Anggaran

Langkah lain dalam mengendalikan pengeluaran dan memastikan setiap rupiah digunakan secara bijak adalah dengan membuat anggaran keuangan pribadi. Anggaran berfungsi sebagai peta jalan finansial yang membantu Anda melacak aliran uang setiap bulan, mulai dari pengeluaran rutin seperti biaya makan dan transportasi, hingga belanja impulsif yang seringkali luput dari perhatian. Dengan memahami ke mana uang Anda pergi, Anda dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi.

Salah satu metode penganggaran yang populer dan mudah diterapkan adalah aturan 50/30/20. Metode ini menyarankan alokasi 50% dari pendapatan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% sisanya untuk tabungan atau investasi. 

Mencatat setiap pengeluaran secara rutin, bahkan yang terkecil sekalipun, sangat membantu dalam mengidentifikasi potensi "bocor halus" yang dapat menguras keuangan Anda. Untuk mempermudah proses ini, Anda bisa memanfaatkan aplikasi keuangan atau spreadsheet sederhana.

4. Tidak Menunggu Kaya untuk Memulai Menabung

Memulai perjalanan investasi di usia 20-an adalah salah satu keputusan finansial paling cerdas yang dapat Anda buat, sebab waktu adalah teman terbaik dalam hal investasi.

Dengan berinvestasi sedini mungkin, Anda dapat memanfaatkan kekuatan luar biasa dari bunga majemuk. Konsep ini memungkinkan keuntungan dari investasi Anda untuk menghasilkan keuntungan tambahan seiring berjalannya waktu, menciptakan efek bola salju yang signifikan. Semakin awal Anda memulai, semakin besar pula potensi pertumbuhan aset Anda dalam jangka panjang.

Tidak perlu menunggu memiliki modal besar untuk memulai investasi. Banyak instrumen investasi, seperti reksa dana pasar uang, dapat diakses dengan modal awal yang relatif kecil. Yang terpenting adalah memahami tujuan investasi Anda dan memilih instrumen yang paling sesuai dengan profil risiko pribadi Anda, sehingga setiap langkah investasi dapat dilakukan dengan perhitungan yang matang.

5. Mempersiapkan Dana Pensiun

Meskipun masa pensiun mungkin terasa sangat jauh ketika Anda masih di usia 20-an, periode ini justru merupakan waktu yang paling ideal untuk mulai merencanakannya. Mempersiapkan dana pensiun sejak dini adalah langkah proaktif yang akan menjamin kesejahteraan finansial Anda di masa tua. Ini juga membantu mencegah potensi beban finansial yang mungkin jatuh ke pundak keluarga di kemudian hari. Kekuatan efek bunga majemuk, yang juga berperan penting dalam investasi umum, akan sangat membantu dalam mengakumulasi dana pensiun Anda secara signifikan.

Semakin cepat Andamulai investasi untuk masa pensiun, maka akan semakin baik. Menyisihkan sebagian kecil dari penghasilan secara konsisten untuk dana pensiun, meskipun nominalnya tidak terlalu besar, akan memberikan dampak kumulatif yang sangat berarti. Memulai dengan memahami kondisi keuangan Anda saat ini dan menyusun perencanaan keuangan yang terperinci adalah fondasi penting untuk mencapai tujuan pensiun yang nyaman.

6. Meningkatkan Literasi Keuangan

Meningkatkan literasi keuangan adalah salah satu kebiasaan paling berharga yang dapat dikembangkan di usia 20-an. Literasi keuangan didefinisikan sebagai pemahaman komprehensif tentang cara menghasilkan, mengelola, menyimpan, dan mengembangkan uang dengan bijak.

Pemahaman ini sangat krusial untuk memungkinkan Anda membuat keputusan finansial yang cerdas dan strategis, sekaligus menghindari potensi kerugian. Konsep-konsep dasar seperti penyusunan anggaran (budgeting), prinsip-prinsip investasi, dan manajemen risiko adalah bagian integral dari literasi keuangan yang harus dikuasai.

7. Mempersiapkan Asuransi

Meskipun seringkali dianggap sebagai kebutuhan di usia lanjut, asuransi sebenarnya memegang peranan vital bagi individu di usia muda. Memiliki polis asuransi sejak dini, baik itu asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa, memberikan lapisan perlindungan finansial yang esensial.

Perlindungan ini sangat penting untuk mitigasi risiko tak terduga seperti penyakit serius, kecelakaan, atau bahkan kematian, yang dapat menimbulkan dampak finansial yang besar. Dengan memiliki asuransi, Anda memproteksi diri dan meminimalisir dampak buruk yang muncul akibat berbagai risiko tadi.

8. Evaluasi Keuangan Secara Berkala

Kondisi keuangan akan berubah seiring bertambahnya usia, pendapatan, tanggungan, dan tujuan hidup. Karena itu, luangkan waktu setiap beberapa bulan untuk mengevaluasi kondisi keuangan. 

Periksa kembali pengeluaran, tabungan, utang, investasi, serta apakah strategi yang digunakan masih sesuai dengan kebutuhan. Jika ada kebiasaan yang tidak lagi efektif, jangan ragu untuk mengubahnya.

Mengelola keuangan dengan baik bukan berarti harus hidup serba hemat atau menghindari semua kesenangan. Yang lebih penting adalah memiliki kendali atas uang yang Anda hasilkan.

Usia 20-an adalah waktu yang tepat untuk membangun fondasi tersebut. Tidak perlu langsung melakukan semuanya sekaligus. Mulailah dari langkah kecil.  Semakin cepat kebiasaan finansial yang baik dibangun, semakin kuat pula fondasi keuangan yang bisa Anda bawa ke tahap kehidupan berikutnya. 

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kebiasaan Finansial yang Sebaiknya Dimulai di Usia 20-an

1. Mengapa usia 20-an adalah waktu yang penting untuk memulai kebiasaan finansial yang baik?

Usia 20-an adalah fase krusial untuk membangun fondasi masa depan finansial, di mana individu mulai mandiri secara ekonomi dan dapat membentuk kebiasaan yang akan memengaruhi stabilitas keuangan jangka panjang.

2. Berapa jumlah ideal dana darurat yang sebaiknya dimiliki?

Idealnya, dana darurat yang dimiliki adalah 3-6 bulan pengeluaran untuk lajang, dan 6-12 bulan pengeluaran untuk yang sudah berkeluarga.

3. Apa itu aturan 50/30/20 dalam membuat anggaran?

Aturan 50/30/20 adalah metode penganggaran di mana 50% pendapatan dialokasikan untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi.

4. Mengapa penting untuk memulai investasi sejak dini di usia 20-an?

Memulai investasi sejak dini memungkinkan seseorang untuk memanfaatkan kekuatan bunga majemuk, di mana investasi akan tumbuh secara eksponensial seiring waktu, menghasilkan potensi keuntungan yang lebih besar dalam jangka panjang.

5. Apa keuntungan memiliki asuransi di usia muda?

Keuntungan memiliki asuransi di usia muda antara lain premi yang lebih murah karena risiko kesehatan yang lebih rendah, peluang permohonan asuransi yang lebih besar, serta perlindungan finansial dari risiko tak terduga yang dapat mengganggu kondisi keuangan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Miranti
  • Alieza Nurulita

Cara Menghilangkan Kusut pada Baju dari Koper Tanpa Setrika (AI Generated)

Lifestyle7 Cara Menghilangkan Kusut pada Baju dari Koper Tanpa Setrika, Bebas Lecek Saat Traveling

Jangan biarkan baju lecek merusak OOTD liburanmu. Ini dia cara menghilangkan kusut pada baju dari koper tanpa setrika dengan metode sains sederhana yang wajib dicoba.

 pexels.com/Quang

FoodAneka Resep Masakan Berkuah Tanpa Santan, Menu Harian Sehat & Bebas Kolesterol

Sajikan kelezatan alami di meja makan dengan resep masakan berkuah tanpa santan. Alternatif kuliner sehat pengganti santan yang tetap kaya rasa, hemat biaya, dan mudah dipraktikkan.

Cara membuat kaldu udang dari kulit dan kepala (AI generated)

FoodJangan Buang! Cara Membuat Kaldu Udang dari Kulit dan Kepala yang Gurih dan Kaya Rasa

Manfaatkan kulit dan kepala udang untuk membuat kaldu gurih beraroma laut. Resep praktis ini tidak hanya memperkaya masakan, tapi juga mengurangi limbah dapur.

Cara Menghilangkan Bau Amis Ayam Sebelum Dimasak (AI Generated)

FoodResep Masakan Ayam Sederhana Rumahan, Cocok untuk Menu Harian Keluarga

Temukan inspirasi menu harian dengan resep masakan ayam sederhana rumahan. Mulai dari ayam goreng mentega hingga ayam bakar, hidangan lezat ini mudah dibuat dan disukai keluarga.

 Freepik/tirachardz).

LifestyleZodiak yang Punya Aura Keibuan, 7 Zodiak Ini Terkenal Hangat dan Penuh Perhatian

Berikut 7 zodiak yang punya aura keibuan kuat, dikenal penyayang, sabar, perhatian, dan sering menunjukkan kepedulian kepada orang sekitar.

Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|