Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, penampilan Jennie BLACKPINK di konser Los Angeles pada 9 Maret 2025, menjadi perbincangan hangat. Siapa? Jennie, member BLACKPINK. Di mana? Los Angeles. Kapan? 9 Maret 2025. Mengapa? Busana panggungnya. Bagaimana? Atasan yang dianggap terlalu seksi oleh sebagian netizen Korea, memicu perdebatan global.
Pakaian panggung Jennie memang selalu menarik perhatian. Ia dikenal dengan penampilannya yang berani dan ekspresif, seringkali menjadi trendsetter fashion. Namun, penampilannya di Los Angeles ini berbeda. Atasan yang ia kenakan mengekspos bagian dada dan perut.
Perdebatan ini menyoroti perbedaan persepsi budaya tentang keseksian dalam penampilan panggung. Di satu sisi, banyak penggemar internasional yang memuji penampilan Jennie. Di sisi lain, beberapa netizen Korea menganggapnya terlalu vulgar.
Gaya Panggung Jennie yang Beragam
Sahabat Fimela, sebelum kontroversi Los Angeles, Jennie telah dikenal dengan beragam gaya panggungnya. Ia mampu beradaptasi dengan berbagai konsep, mulai dari yang imut dan kasual hingga yang glamor dan seksi.
Kadang ia tampil dengan rok mini dan atasan yang menawan, memperlihatkan sedikit kulit. Riasannya natural dengan sentuhan lipstik berani. Kadang ia terlihat energik dengan celana dan atasan senada, dilengkapi sarung tangan.
Ia juga pernah tampil kasual dengan kaos oversize dan rok mini, memberikan kesan imut. Atau glamor dengan gaun mewah, berkilauan di atas panggung. Fleksibelnya Jennie dalam berganti gaya ini yang membuatnya dikagumi.
Outfit Nyaman untuk Koreografi Dinamis
Sahabat Fimela, koreografi BLACKPINK yang dinamis menuntut pakaian yang nyaman dan memungkinkan pergerakan bebas. Jennie sering memilih outfit yang mendukung hal tersebut.
Pilihan warna cerah seperti pink sering menjadi pilihannya. Hal ini menambah kesan ceria dan energik dalam penampilannya. Ia pintar memadukan kenyamanan dan penampilan yang menarik.
Meskipun nyaman, outfit-nya tetap stylish dan selalu menarik perhatian. Ia selalu memperhatikan detail, dari pemilihan warna hingga aksesoris yang dikenakan.
Kontroversi dan Perbedaan Persepsi Budaya
Sahabat Fimela, kontroversi penampilan Jennie di Los Angeles menunjukkan perbedaan persepsi budaya tentang keseksian dalam penampilan publik. Apa yang dianggap seksi di satu budaya, mungkin dianggap vulgar di budaya lain.
Perdebatan ini penting untuk dipahami. Ini menunjukkan betapa kompleksnya isu keseksian dan bagaimana persepsinya dapat berbeda-beda. Kita perlu menghargai perbedaan tersebut.
Namun, perlu diingat bahwa Jennie adalah seorang artis yang mengekspresikan dirinya melalui penampilannya. Kita perlu menghargai kreativitas dan pilihannya, selama tetap dalam batas yang diizinkan.
Kesimpulannya, Sahabat Fimela, gaya panggung Jennie BLACKPINK memang selalu menarik perhatian, baik positif maupun negatif. Ia berani bereksperimen dan menjadi trendsetter. Namun, kontroversi yang muncul juga memberikan pembelajaran tentang perbedaan persepsi budaya.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.