Ingin Tidur Lebih Pulas? Ini Alasan Suhu 19 Derajat Celcius Jadi Pilihan Ideal

13 hours ago 11

Fimela.com, Jakarta - Tidur yang nyenyak bukan hanya soal kasur empuk atau lampu kamar yang redup. Banyak orang tidak sadar bahwa suhu kamar memiliki pengaruh besar terhadap kualitas istirahat tubuh. Saat suhu ruangan terlalu panas atau terlalu dingin, tubuh akan bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri sehingga tidur menjadi kurang nyaman dan mudah terbangun di tengah malam.

Tubuh manusia sebenarnya memiliki sistem alami yang membantu mengatur siklus tidur. Menjelang malam, suhu inti tubuh perlahan menurun sebagai sinyal bahwa tubuh siap beristirahat. Karena itu, suasana kamar yang sejuk dapat membantu proses ini berjalan lebih optimal. Tak heran jika banyak ahli tidur merekomendasikan suhu ruangan tertentu untuk mendukung tidur yang lebih dalam dan berkualitas.

Dilansir dari Medium.com, suhu kamar sekitar 19 derajat Celcius dianggap sebagai temperatur ideal bagi kebanyakan orang dewasa untuk mendapatkan tidur yang lebih pulas. Suhu ini membantu tubuh lebih rileks, mempercepat produksi hormon melatonin, sekaligus menjaga ritme alami tubuh tetap stabil sepanjang malam.

Mengapa Tubuh Membutuhkan Suhu Sejuk Saat Tidur?

Saat memasuki waktu tidur, tubuh secara alami akan menurunkan suhu inti sebagai bagian dari ritme sirkadian atau jam biologis. Proses ini membantu otak memahami bahwa tubuh sedang bersiap untuk beristirahat. Jika kamar terlalu panas, proses pendinginan alami tersebut menjadi terganggu sehingga tubuh sulit benar-benar rileks.

Inilah alasan mengapa banyak orang merasa gerah, mudah terbangun, atau sulit tidur ketika cuaca terlalu panas, Sahabat Fimela. Sebaliknya, kamar yang sejuk membantu tubuh mencapai kondisi nyaman untuk memasuki fase tidur lebih cepat.

Suhu 19 Derajat Celcius Membantu Tidur Lebih Dalam

Salah satu manfaat terbesar dari suhu kamar yang lebih dingin adalah membantu tubuh memasuki fase deep sleep atau tidur dalam. Pada fase ini, tubuh melakukan proses pemulihan penting seperti memperbaiki jaringan, mengembalikan energi, hingga memperkuat sistem imun.

Ketika suhu kamar terlalu hangat, tubuh cenderung lebih gelisah dan mudah terbangun. Namun suhu sekitar 19 derajat Celcius membantu menjaga kestabilan tubuh sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik dan tidak mudah terganggu sepanjang malam.

Produksi Melatonin Jadi Lebih Optimal

Sahabat Fimela, melatonin dikenal sebagai hormon tidur yang membantu tubuh merasa mengantuk. Produksi hormon ini ternyata sangat dipengaruhi oleh suhu tubuh. Ketika tubuh mulai mendingin, otak akan meningkatkan produksi melatonin sehingga rasa kantuk muncul secara alami.

Karena itu, kamar yang sejuk bisa membantu tubuh lebih cepat tertidur tanpa perlu bergantung pada gadget, musik, atau stimulasi lain. Efeknya, tidur terasa lebih alami dan tubuh bangun dalam kondisi lebih segar keesokan paginya.

Membantu Mengurangi Kebiasaan Terbangun Tengah Malam

Banyak orang sering terbangun di malam hari tanpa sadar penyebabnya berasal dari suhu kamar yang tidak nyaman. Tubuh yang terlalu panas saat tidur dapat memicu rasa tidak nyaman, berkeringat, hingga membuat tidur menjadi gelisah.

Menjaga suhu kamar tetap stabil di angka 19 derajat Celcius membantu tubuh mempertahankan kondisi ideal sepanjang malam. Dengan begitu, risiko terbangun mendadak atau sulit kembali tidur pun bisa berkurang.

Cara Membuat Kamar Lebih Nyaman untuk Tidur

Menciptakan suhu kamar ideal tidak selalu harus menggunakan pendingin ruangan dengan suhu ekstrem. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar kamar terasa lebih nyaman untuk beristirahat.

Gunakan sprei berbahan ringan dan mudah menyerap keringat seperti katun. Pastikan sirkulasi udara di kamar berjalan baik dengan membuka ventilasi atau menggunakan kipas angin. Selain itu, hindari penggunaan selimut terlalu tebal jika suhu ruangan sudah cukup sejuk.

Menjaga kelembapan udara juga penting agar kamar tidak terasa pengap lho, Sahabat Fimela. Kombinasi suhu yang sejuk dan udara yang nyaman dapat membantu tubuh lebih rileks menjelang tidur.

Tidur Berkualitas Berawal dari Lingkungan yang Tepat

Sering kali orang fokus memperbaiki pola tidur dengan mengurangi konsumsi kopi atau membatasi penggunaan ponsel sebelum tidur. Padahal, suasana kamar termasuk suhu ruangan juga memegang peran besar dalam menentukan kualitas istirahat.

Menjadikan kamar tidur lebih sejuk bisa menjadi langkah sederhana yang memberi dampak besar bagi kesehatan tubuh. Dengan suhu yang tepat, tubuh dapat beristirahat lebih optimal, pikiran terasa lebih segar, dan energi kembali penuh saat bangun di pagi hari.

Penulis: Siti Nur Arisha

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Siti Nur Arisha
  • Vinsensia Dianawanti

    Editor

    Vinsensia Dianawanti
Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|