:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317105/original/053392100_1786003309-8fea3ec3-7ce5-4de2-8fcd-2c308c88ef5b.jpg)
Fimela.com, Jakarta - Banyak orang merasa tidak bisa tidur nyenyak apabila masih ada cahaya yang masuk ke dalam kamar, baik berasal dari lampu tidur, televisi, layar ponsel, maupun cahaya lampu jalan dari luar jendela. Kebiasaan tidur dalam kondisi ruangan yang benar-benar gelap sering kali dianggap sebagai preferensi sederhana, tetapi tidak sedikit yang penasaran apakah kebiasaan tersebut berkaitan dengan karakter atau kepribadian seseorang. Pertanyaan ini semakin sering muncul karena berbagai pembahasan di media sosial mengaitkan kebiasaan tidur dengan sifat, pola pikir, hingga kondisi psikologis seseorang.
Pada kenyataannya, psikologi modern belum menemukan bukti bahwa seseorang dapat dinilai kepribadiannya hanya dari kebiasaan tidur di ruangan gelap. Namun, sejumlah penelitian mengenai kualitas tidur, ritme sirkadian, serta kebiasaan sehari-hari menunjukkan bahwa preferensi tersebut dapat menggambarkan kecenderungan tertentu dalam cara seseorang menjaga kesehatan, mengelola stres, hingga menciptakan lingkungan yang membuat dirinya merasa nyaman. Oleh karena itu, kebiasaan tidur dalam gelap lebih tepat dipandang sebagai bagian dari gaya hidup dibandingkan penentu kepribadian secara mutlak.
1. Mengutamakan Kualitas Istirahat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261213/original/077450800_1781688956-pexels-polina-kovaleva-6541121.jpg)
Orang yang lebih suka tidur di ruangan gelap umumnya memiliki perhatian lebih terhadap kualitas istirahat yang mereka dapatkan setiap malam, karena mereka memahami bahwa lingkungan tidur yang nyaman mampu membantu tubuh memasuki fase tidur lebih cepat dan mengurangi gangguan yang berasal dari cahaya maupun aktivitas di sekitar kamar.
Selain itu, mereka biasanya tidak hanya mematikan lampu utama, tetapi juga berusaha mengurangi sumber cahaya lain seperti lampu indikator elektronik, televisi, maupun layar ponsel sebelum tidur karena menyadari bahwa paparan cahaya dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berperan penting dalam mengatur siklus tidur alami tubuh sebagaimana dijelaskan oleh berbagai penelitian mengenai sleep hygiene.
Kebiasaan tersebut tidak berarti mereka perfeksionis atau terlalu kaku, melainkan menunjukkan adanya kecenderungan untuk menjaga rutinitas yang mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang sehingga mereka lebih menghargai waktu istirahat sebagai bagian penting dari keseimbangan aktivitas sehari-hari.
2. Menyukai Suasana Tenang
Ruangan yang gelap sering kali memberikan kesan lebih tenang karena minim rangsangan visual sehingga banyak orang merasa pikirannya menjadi lebih rileks ketika hendak beristirahat, terutama setelah menjalani aktivitas yang padat dan penuh tekanan sepanjang hari.
Orang dengan preferensi tidur seperti ini biasanya merasa lebih nyaman ketika lingkungan sekitar tidak dipenuhi cahaya maupun gangguan visual lainnya, sehingga mereka dapat lebih mudah menenangkan pikiran dan mengurangi berbagai distraksi yang membuat proses tidur menjadi lebih lama.
Meski demikian, menyukai suasana yang tenang tidak serta-merta menunjukkan bahwa seseorang adalah pribadi introvert karena baik introvert maupun ekstrovert sama-sama dapat menikmati kondisi kamar yang nyaman apabila hal tersebut membantu mereka memperoleh tidur yang lebih berkualitas dan tubuh yang lebih segar keesokan harinya.
3. Lebih Sensitif terhadap Cahaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1216062/original/023834700_1461724985-ranjang_tidur.jpg)
Sebagian orang memang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap cahaya sehingga sedikit pancaran lampu dari luar kamar atau lampu indikator elektronik sudah cukup membuat mereka sulit terlelap maupun mudah terbangun pada malam hari.
Kondisi tersebut lebih berkaitan dengan respons biologis tubuh dibandingkan karakter seseorang karena setiap individu memiliki tingkat sensitivitas cahaya yang berbeda-beda, termasuk dalam hal bagaimana otak merespons perubahan terang dan gelap saat memasuki waktu tidur.
Beberapa penelitian mengenai ritme sirkadian juga menjelaskan bahwa paparan cahaya pada malam hari dapat memengaruhi produksi melatonin sehingga orang yang sensitif terhadap cahaya cenderung memilih ruangan yang benar-benar gelap agar kualitas tidurnya tetap terjaga dan tubuh dapat menjalankan proses pemulihan secara optimal.
4. Cenderung Menjaga Rutinitas
Orang yang terbiasa tidur dalam kondisi gelap sering kali memiliki rutinitas malam yang lebih konsisten karena mereka biasanya sudah memiliki kebiasaan tertentu sebelum tidur, mulai dari mematikan lampu, menutup tirai, merapikan tempat tidur, hingga menghentikan penggunaan gawai beberapa waktu sebelumnya.
Rutinitas tersebut menunjukkan adanya kesadaran bahwa kualitas tidur tidak hanya dipengaruhi oleh lamanya waktu tidur, tetapi juga oleh kondisi lingkungan yang mendukung sehingga mereka berusaha menciptakan suasana kamar yang nyaman setiap malam tanpa harus bergantung pada kondisi tertentu.
Meskipun demikian, memiliki rutinitas yang teratur bukan berarti seseorang selalu disiplin dalam semua aspek kehidupan karena kebiasaan ini lebih mencerminkan upaya menjaga kesehatan tidur daripada menggambarkan keseluruhan karakter atau kepribadian seseorang.
5. Lebih Mudah Fokus pada Relaksasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574069/original/081690500_1777960736-unnamed__93_.jpg)
Saat ruangan menjadi gelap, otak menerima sinyal alami bahwa waktu beristirahat telah tiba sehingga banyak orang merasa lebih mudah mengurangi aktivitas berpikir yang berlebihan dan mulai memasuki kondisi tubuh yang lebih rileks sebelum tertidur.
Orang yang memilih tidur dalam kondisi seperti ini sering kali menikmati suasana yang minim gangguan karena mereka merasa lebih mudah melepaskan stres, kecemasan ringan, maupun kelelahan mental setelah menjalani pekerjaan atau aktivitas sehari-hari yang cukup padat.
Namun demikian, kemampuan untuk lebih rileks ketika ruangan gelap bukan berarti mereka memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan orang lain, melainkan hanya menunjukkan bahwa lingkungan tersebut membantu tubuh dan pikiran memasuki fase istirahat dengan lebih efektif.
Apakah Ada Hubungannya dengan Introvert?
Belum ada penelitian yang dapat menyimpulkan bahwa orang yang suka tidur di ruangan gelap pasti memiliki kepribadian introvert, karena preferensi tidur lebih banyak dipengaruhi oleh faktor biologis, kebiasaan, pengalaman hidup, serta kondisi lingkungan dibandingkan tipe kepribadian seseorang.
Baik individu introvert maupun ekstrovert sama-sama dapat memilih kamar yang gelap apabila kondisi tersebut membuat mereka merasa lebih nyaman saat beristirahat, sehingga hubungan antara kebiasaan tidur dan tipe kepribadian masih belum memiliki bukti ilmiah yang kuat.
Oleh sebab itu, menganggap seseorang sebagai introvert hanya karena ia lebih suka tidur tanpa cahaya merupakan bentuk generalisasi yang kurang tepat, sebab penilaian kepribadian membutuhkan pengamatan terhadap berbagai aspek perilaku, pola interaksi sosial, serta karakter yang jauh lebih luas daripada sekadar kebiasaan sebelum tidur.
Apakah Tidur di Ruangan Gelap Lebih Baik?
Secara umum, banyak ahli tidur menyarankan agar kamar tidur dibuat sesegelap mungkin karena kondisi tersebut membantu tubuh memproduksi melatonin secara alami, mendukung ritme sirkadian, serta meningkatkan kualitas tidur, meskipun kebutuhan setiap orang tetap dapat berbeda tergantung usia, kondisi kesehatan, dan lingkungan tempat tinggal.
- Membantu produksi hormon melatonin berlangsung lebih optimal.
- Mempercepat proses tubuh untuk merasa mengantuk.
- Mengurangi risiko terbangun akibat paparan cahaya pada malam hari.
- Membantu mempertahankan kualitas tidur yang lebih dalam.
- Mendukung ritme sirkadian agar tetap seimbang.
- Membantu tubuh menjalankan proses pemulihan selama tidur.
- Berpotensi membuat tubuh terasa lebih segar saat bangun di pagi hari.
- Mengurangi gangguan tidur yang dipicu oleh cahaya buatan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kepribadian Orang yang Suka Tidur dengan Ruangan Gelap
1. Apakah tidur dalam keadaan gelap lebih sehat?
Ya, umumnya tidur di ruangan gelap membantu produksi melatonin dan meningkatkan kualitas tidur.
2. Apakah lampu tidur boleh dinyalakan semalaman?
Boleh jika memang diperlukan, tetapi sebaiknya gunakan cahaya yang redup agar tidak terlalu mengganggu siklus tidur.
3. Mengapa saya tidak bisa tidur jika ada cahaya?
Sebagian orang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap cahaya sehingga lebih sulit mengantuk ketika kamar masih terang.
4. Apakah tidur gelap membuat tidur lebih nyenyak?
Pada banyak orang, ya. Ruangan gelap membantu tubuh memasuki fase tidur lebih mudah dan mengurangi gangguan saat malam.
Tidak. Hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa kebiasaan tersebut dapat menentukan kepribadian seseorang.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
LifestyleZodiak yang Tidak Betah Tinggal di Rumah Berantakan, Selalu Suka Ruang Rapi dan Nyaman
Zodiak yang tidak betah tinggal di rumah berantakan biasanya dikenal memiliki karakter yang menyukai keteraturan, kebersihan, dan suasana nyaman.
LifestyleCara Recharge Energi yang Paling Cocok untuk Setiap Zodiak, Cek Bintangmu Sekarang
Cara recharge energi yang paling cocok untuk setiap zodiak, dari Aries yang butuh gerak sampai Pisces yang tenang di dekat air—kenali caramu sendiri.
Lifestyle7 Zodiak yang Suka Cuaca Panas, Betah Beraktivitas saat Matahari Terik
Beberapa zodiak memiliki kecenderungan unik untuk tetap aktif dan bersemangat di bawah terik matahari. Kenali zodiak-zodiak yang paling menikmati cuaca panas dan aktivitas luar ruangan.
LifestyleCara Setiap Zodiak Menghadapi Stres, Kenali Respons Alami Aries hingga Cancer
Setiap zodiak punya cara unik menghadapi stres, dipengaruhi karakteristik bawaan. Kenali pemicu dan strategi menenangkan diri dari Aries hingga Pisces.
Lifestyle9 Tanda Kamu Memiliki Aura Positif yang Disukai Banyak Orang, Bukan Sekadar Ramah
Aura positif membuat seseorang nyaman dan inspiratif. Kenali tanda-tandanya, dari kemampuan mengendalikan emosi hingga disukai hewan, dan pelajari cara memancarkannya.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316397/original/082923000_1785925330-josue-michel-MwxsRSG1A2s-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5361423/original/023403400_1758785189-pexels-rdne-6724383.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308412/original/021939100_1785140338-IMG_2268.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4382408/original/016152300_1680579815-young-woman-sitting-cafe-with-her-laptop-stressful-wor_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149289/original/088541100_1591796992-portrait-business-woman-working-laptop_1303-9731.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316891/original/052899900_1785995525-resc5eccd1b5a9db4a8f6fc169ef122493bfr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316956/original/057686700_1785997923-IMG_2383.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316982/original/024400000_1785998932-IMG_2388.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317341/original/066986500_1786008856-IMG_2390.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4934330/original/093079900_1725253545-codifyformatter__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317396/original/071486500_1786010569-2110924.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317264/original/090120900_1786007957-4986329.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299032/original/088652500_1784190450-pexels-polina-kovaleva-6541151.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317202/original/055698500_1786005612-IMG_20260729_110010_902.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/fimela/watermark-gray-landscape.png,20,585,0)/kly-media-production/medias/9317071/original/044902500_1786002498-IMG_7275.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1310980/original/027716400_1470647028-Woman-in-a-Field.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317010/original/065490900_1785999506-JimBARan_Garden_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382408/original/016152300_1680579815-young-woman-sitting-cafe-with-her-laptop-stressful-wor_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762495/original/043125600_1709626510-IMG_1494.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475138/original/029553200_1768552787-priscilla-du-preez-Wxhsx3X10OA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3325117/original/074847800_1608090375-woman-4780153_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4812655/original/021939800_1714033758-IMG_2197.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316397/original/082923000_1785925330-josue-michel-MwxsRSG1A2s-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316302/original/016732800_1785921409-2148771143.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562231/original/052889000_1776821117-IMG_7963_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555203/original/071603700_1776146736-collage-1776145726600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555768/original/002737000_1776217101-SnapInsta.to_670402938_18575696218009536_3529426957909903934_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550482/original/031557000_1775699914-SnapInsta.to_662232477_18400353457144787_6622843989119974335_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551720/original/092747400_1775737402-SnapInsta.to_669764173_18575455546063594_4991954186322306750_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550597/original/070584800_1775704825-IMG_7162_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552226/original/016253800_1775804047-Web_Photo_Editor__41_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573686/original/025700800_1777949973-PG-Design-1777949449411.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574636/original/777969622-_Ki-Ka__Joanna_Elizabeth_Samuel__Head_of_Fabric_Care_Category_WINGS_Group_Indonesia__Caitlin_Halderman__Brand_Ambassador_SoKlin_Eau_de_Parfum_dan_Karina_Mandala__Fine_Fragrance_Perfumer_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556997/original/067958400_1776315133-SnapInsta.to_670475838_17974540476006157_8051288854808785518_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556854/original/083082100_1776309677-collage-1776307426328.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567863/original/089816200_1777343047-IMG_8327_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572145/original/099883900_1777775719-IMG_8581.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558485/original/062581500_1776420796-collage-1776419946645.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6208958/original/024193700_1779087261-PG-Design-1779086753444.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2919164/original/018951200_1569225495-sean-kong--1B_y4wGs-s-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559083/original/050733900_1776510173-IMG_5339.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562790/original/038688300_1776839957-AFP__20260421__2272306781__v1__HighRes__TheDevilWearsPrada2NewYorkPremiere.jpg)