6 Pilihan Tanaman Outdoor Cantik dan Rimbun, Praktis Ditumbuhkan di Halaman Rumah

1 day ago 8

Fimela.com, Jakarta Setiap pemilik rumah pasti mendambakan halaman yang indah. Kehadiran tanaman luar ruangan yang rimbun dan menawan bukan hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga menciptakan suasana yang sejuk dan nyaman. Di Indonesia yang beriklim tropis, ada banyak pilihan tanaman yang dapat tumbuh subur.

Namun, memilih tanaman yang tepat untuk halaman rumah bisa menjadi tantangan tersendiri. Pertimbangan utama biasanya meliputi kemudahan perawatan, ketahanan terhadap kondisi cuaca, dan nilai estetika. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi 6 tanaman outdoor yang rimbun dan menawan, yang populer dan relatif mudah untuk ditanam.

Mulai dari Bougenville yang memikat dengan warna-warni cerahnya hingga Pucuk Merah yang tampil eksotis, setiap tanaman memiliki daya tarik dan karakteristik unik. Dengan panduan perawatan yang tepat, Anda bisa mewujudkan taman impian yang selalu hijau dan berbunga.

Jadi, tanaman outdoor apa saja yang mudah ditanam dan tetap menawan di halaman rumah Anda? Mengacu pada berbagai sumber, berikut adalah ulasannya yang dapat Anda simak.

Detik-detik insiden terekam kamera tamu resepsi pernikahan. Pembawa acara memberi aba-aba pengantin untuk mencium kening. Momen romantis itu seketika berubah setelah kembang api menyulut hiasan bunga.

1. Bougenville (Bunga Kertas)

Bougenville, yang lebih dikenal dengan sebutan bunga kertas, adalah salah satu tanaman hias yang sangat digemari oleh banyak orang. Tanaman ini merupakan jenis semak atau perdu yang merambat dengan batang berduri. Daya tarik utama bougenville terletak pada bunganya yang hadir dalam berbagai warna cerah dan dapat tumbuh dengan sangat lebat.

Bougenville menawarkan variasi warna yang memukau, mulai dari merah menyala, ungu, oranye, pink, hingga putih bersih. Menariknya, bagian yang kita anggap sebagai bunga sebenarnya adalah braktea berwarna cerah, yang melindungi bunga aslinya yang kecil dan berwarna putih.

Untuk memastikan bougenville tumbuh subur dan lebat, diperlukan perawatan yang tepat. Pemangkasan rutin adalah kunci untuk membentuk tanaman ini menjadi lebih padat dan menghasilkan lebih banyak bunga.

Merawat bougenville tergolong mudah karena tanaman ini menyukai paparan sinar matahari penuh, setidaknya selama 5-6 jam sehari, untuk merangsang pembungaan yang melimpah. Bougenville juga tahan terhadap kekeringan, sehingga penyiraman cukup dilakukan 2-3 kali seminggu atau saat media tanam sudah tampak kering. Media tanam yang ideal adalah campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1, yang memastikan drainase yang baik. Selain itu, pemupukan dengan NPK seimbang setiap 2-3 bulan sekali sangat dianjurkan untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan yang optimal.

2. Pucuk Merah

Pucuk merah (Syzygium myrtifolium) adalah tanaman perdu yang sangat digemari sebagai penghias halaman rumah. Keistimewaan tanaman ini terletak pada daun mudanya yang berwarna merah cerah, menciptakan kontras menawan dengan daun tuanya yang berwarna hijau. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Myrtaceae.

Daun muda pucuk merah yang berwarna merah menyala perlahan akan berubah menjadi hijau seiring bertambahnya usia. Karakternya yang mudah dibentuk dan tumbuh lebat menjadikannya pilihan sempurna untuk pagar hidup, pembatas taman, atau bahkan sebagai tanaman pot.

Untuk mengoptimalkan warna merahnya, pucuk merah memerlukan paparan sinar matahari penuh. Penyiraman harus dilakukan secara teratur, terutama di musim kemarau, guna menjaga kelembaban tanah, namun hindari genangan air. Tanah subur dengan drainase baik adalah media tanam yang paling disukai pucuk merah. Pemupukan dengan pupuk NPK seimbang setiap 2-3 bulan juga penting untuk merawat pertumbuhan dan intensitas warna daunnya.

Pemangkasan merupakan aspek penting dalam merawat pucuk merah. Pemangkasan rutin tidak hanya membantu menjaga bentuk dan kerapatan tanaman, tetapi juga merangsang pertumbuhan pucuk-pucuk baru yang berwarna merah cerah. Dengan demikian, halaman rumah Anda akan selalu dihiasi oleh sentuhan merah yang memikat.

3. Lavender (Lavandula)

Lavender (Lavandula) adalah tanaman perdu yang sangat digemari sebagai penghias taman dan rumah. Keistimewaan tanaman ini terletak pada bunga ungu lembut dengan aroma harum yang menenangkan, serta kemampuan mengusir nyamuk. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Lamiaceae.

Bunga lavender yang berwarna ungu lembut dan beraroma harum dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh. Untuk mengoptimalkan pertumbuhannya, lavender memerlukan tanah yang memiliki drainase baik dan tidak terlalu lembab. Penyiraman harus dilakukan secara teratur, namun hindari genangan air yang dapat menyebabkan akar busuk.

Pemupukan dengan pupuk yang rendah nitrogen dan tinggi fosfor dapat membantu meningkatkan kualitas bunga dan aroma lavender. Pemangkasan merupakan aspek penting dalam merawat lavender, karena dapat merangsang pertumbuhan bunga baru dan menjaga bentuk tanaman tetap rimbun dan sehat.

Dengan demikian, lavender dapat menjadi pilihan sempurna untuk taman atau pot di rumah Anda, tidak hanya sebagai penghias, tetapi juga sebagai tanaman yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan kenyamanan.

4. Melati (Jasminum)

Melati, atau dikenal dengan nama ilmiahnya Jasminum, adalah salah satu tanaman yang sangat populer karena keharuman bunganya yang memikat. Bunga melati, yang biasanya berwarna putih atau kuning, sering dikaitkan dengan simbol keindahan dan kesucian. Aroma khasnya menjadikan melati pilihan favorit untuk menghiasi halaman rumah, menambahkan sentuhan keharuman alami yang menenangkan.

Sebagian besar spesies melati tumbuh dalam bentuk semak tegak atau tanaman merambat. Dengan dukungan dan pemangkasan yang tepat, melati dapat tumbuh subur dan lebat, memenuhi taman dengan dedaunan hijau serta bunga-bunga kecil yang wangi.

Untuk menghasilkan bunga yang melimpah, melati memerlukan paparan sinar matahari penuh hingga sebagian. Menjaga kelembaban tanah secara konsisten sangat penting, terutama di musim kemarau, meskipun penting juga untuk menghindari kondisi tanah yang terlalu kering atau terlalu basah. Media tanam yang subur, memiliki drainase baik, dan kaya akan bahan organik adalah pilihan ideal untuk pertumbuhan melati. Pemupukan yang seimbang setiap bulan selama musim tanam aktif (musim semi dan musim panas) akan mendukung pertumbuhan dan pembungaan yang optimal.

Pemangkasan adalah aspek penting dalam merawat melati. Setelah bunga-bunga mekar, lakukan pemangkasan untuk menjaga bentuk tanaman, mengontrol ukurannya, dan merangsang pertumbuhan tunas baru yang akan menghasilkan bunga. Dengan perawatan yang teliti, melati dapat menjadi tambahan yang cantik dan harum di halaman rumah Anda, menghadirkan nuansa klasik yang menenangkan.

5. Adenium (Kamboja Jepang)

Adenium, yang lebih dikenal dengan sebutan Kamboja Jepang, adalah tanaman sukulen yang memikat hati dengan bentuk batangnya yang unik dan bunga-bunganya yang mempesona. Meskipun namanya mirip, adenium (Adenium obesum) sebenarnya tidak memiliki hubungan dekat dengan Kamboja (Plumeria) dan berasal dari wilayah kering di Afrika serta Timur Tengah. Keistimewaan ini membuatnya menjadi pilihan yang menarik untuk menambah koleksi tanaman di luar ruangan.

Salah satu daya tarik utama adenium adalah batang bawahnya yang menggembung, dikenal sebagai caudex, yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan air. Bunga adenium berbentuk terompet dan hadir dalam berbagai warna seperti merah, merah muda, putih, serta kombinasi warna yang menawan.

Sebagai tanaman sukulen, adenium sangat tahan terhadap kekeringan. Tanaman ini memerlukan paparan sinar matahari penuh dan langsung setidaknya selama 6 jam setiap hari agar dapat berbunga lebat. Penyiraman hanya perlu dilakukan ketika media tanam benar-benar kering untuk mencegah busuk akar. Sangat disarankan untuk menggunakan media tanam dengan drainase yang baik, seperti campuran pasir kasar, perlit, dan sedikit kompos.

Selama masa pertumbuhan aktif, berikan pupuk cair yang seimbang atau pupuk khusus sukulen setiap 2-4 minggu. Pemangkasan dapat dilakukan untuk membentuk tanaman, mendorong percabangan, dan merangsang pembungaan yang lebih banyak. Dengan perawatan yang tepat, adenium bisa menjadi pusat perhatian yang eksotis di halaman rumah Anda, menampilkan keindahan batang dan bunganya yang unik.

6. Bunga Sepatu

Bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) adalah tanaman semak tropis yang memikat hati banyak orang dengan keindahan bunganya yang besar, mencolok, dan berwarna-warni. Termasuk dalam keluarga Malvaceae, bunga ini kerap menjadi pilihan utama untuk mempercantik taman atau halaman rumah di daerah beriklim hangat, menjadikannya pusat perhatian yang menawan.

Bunga berbentuk terompet ini hadir dalam berbagai warna yang memukau, mulai dari merah cerah, merah muda, oranye, kuning, hingga putih. Tanaman ini dapat tumbuh subur, memberikan sentuhan tropis yang eksotis pada lanskap rumah Anda.

Untuk memastikan bunga sepatu berbunga lebat, tanaman ini memerlukan paparan sinar matahari penuh setidaknya selama 6 jam sehari. Penting untuk menjaga kelembapan tanah secara konsisten, terutama selama musim tanam dan pembungaan. Pastikan tanah tidak terlalu kering atau tergenang air untuk menghindari masalah pada akar. Media tanam yang kaya bahan organik, memiliki drainase baik, dan sedikit asam hingga netral (pH 6.0-7.0) sangat ideal untuk pertumbuhan bunga sepatu.

Pemupukan dengan pupuk yang kaya kalium dan fosfor setiap 2-4 minggu selama musim tanam aktif akan mendorong pembungaan yang optimal. Pemangkasan secara teratur juga diperlukan untuk menjaga bentuk tanaman, mendorong percabangan, dan merangsang lebih banyak bunga. Pemangkasan berat dapat dilakukan di akhir musim dingin atau awal musim semi untuk meremajakan tanaman. Dengan perawatan yang tepat, bunga sepatu akan terus menghadirkan pesona tropis yang memukau di halaman rumah Anda.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Ricka Milla Suatin
Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|