From Skin to Style! Kahf DECODE Hadirkan Analisis Kulit & Gaya Berbasis AI

2 days ago 9

Fimela.com, Jakarta Kesadaran pria Indonesia dalam merawat diri sebenarnya terus meningkat, namun masih banyak yang belum benar-benar memahami kebutuhan kulit dan gaya mereka. Banyak dari mereka merasa bingung memilih produk, menentukan gaya yang sesuai, atau bahkan membaca kondisi kulitnya sendiri. Inilah celah besar yang selama ini membuat self-care pria berjalan setengah hati.

Untuk menjawab minimnya pemahaman tersebut, Kahf meluncurkan Kahf DECODE, sebuah ekosistem grooming yang menggabungkan sains, teknologi, dan insight gaya hidup. Melalui pendekatan yang personal, Kahf DECODE membantu pria memahami kebutuhan kulit, rambut, wewangian, hingga gaya berpakaian secara lebih akurat.

Kahf DECODE dirancang sebagai pengalaman mendalam yang memetakan “unique code” setiap pria. Teknologi seperti Skintelligence BodySync AI membantu menganalisis bentuk tubuh dan memberikan rekomendasi outfit paling proporsional. Sementara itu, fitur Scent Finder memudahkan pengguna menemukan aroma yang paling cocok dengan karakter mereka.

Inovasi produk baru dan pendekatan sains dalam Kahf DECODE

Menurut Andrie Kurniarahman, Group Head of Brand Development PC & Innovation, Kahf DECODE merupakan komitmen Kahf untuk membuat perawatan pria lebih sederhana dan relevan. Dengan memadukan data ilmiah dan kebutuhan gaya hidup modern, Kahf ingin memastikan setiap pria dapat menemukan solusi grooming yang benar-benar sesuai identitas mereka.

Di momen peluncurannya, Kahf juga memperkenalkan dua inovasi produk terbaru. Pertama, Kahf Face Wash Revamp yang hadir dengan teknologi HydroBalance Core untuk membersihkan kulit secara efektif tanpa membuatnya kering. Kedua, Kahf Serum Niosome, serum pria pertama di Indonesia yang menggunakan Niosome Technology agar bahan aktif mampu menembus kulit pria yang secara biologis lebih tebal.

Untuk memperkuat landasan sainsnya, Kahf menghadirkan Kahf Expert Board, termasuk pakar dermatologi internasional dr. Hassan Galadari, MD FAAD. Ia menilai bahwa Kahf DECODE memberikan standar baru dalam edukasi skincare pria karena menyajikan informasi akurat dengan bahasa yang simple dan mudah diterapkan pria sehari-hari.

Pendekatan sains, edukasi, dan lifestyle dalam ekosistem Kahf DECODE

Dukungan ilmiah juga datang dari PERDOSKI Jakarta melalui dr. M. Akbar Wedyadhana, Sp.DVE, yang menekankan pentingnya edukasi skincare berbasis sains bagi pria. Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Kahf menghadirkan workshop eksklusif bersama Josh Lamonaca, British Mens Hairdresser of the Year 2025, untuk membahas tren rambut pria 2026.

Kahf turut bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada melalui penelitian ADAM Study, yang memetakan kondisi kulit pria Indonesia secara mendalam. Studi ini meninjau faktor biofisik, klinis, mikrobioma kulit, hingga aspek psikologis dan kebiasaan perawatan, memberikan fondasi ilmiah bagi inovasi produk Kahf DECODE.

Peluncuran Kahf DECODE juga menggandeng Bryan Domani dan Ricky Harun sebagai representasi pria modern yang ingin tampil rapi dan percaya diri. Acara yang berlangsung pada 26–30 November di Atrium Pondok Indah Mall 2 ini menampilkan berbagai pengalaman interaktif seperti AI Hairstyle Code, Body Sync AI, hingga Scent-Tech Robomix. Dengan DECODE, Kahf resmi membuka era baru perawatan pria Indonesia yang lebih cerdas, lebih personal, dan lebih sesuai dengan gaya hidup masa kini.

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|