Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Bloated saat Menstruasi

8 hours ago 2

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, apakah kamu pernah merasa perutmu tampak lebih besar? Atau rasa tidak nyaman karena perut yang terasa penuh. Tak perlu khawatir, itu mungkin hanya kembung karena menstruasi

Menurut Dr Omar Gailani, perut kembung atau bloated adalah salah satu dari beberapa gejala Premenstrual syndrome (PMS) yang dapat terjadi 1-2 minggu sebelum menstruasi dimulai. Biasanya perut kembung ini juga diikuti dengan gejala kram perut, sakit punggung, dan gejala lainnya. 

Perut kembung sebelum atau saat menstruasi dapat terjadi karena perubahan level hormon estrogen dan progesteron. Ketika mendekati masa menstruasi, perubahan level hormon ini dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air dan garam. Dalam hal ini, sel-sel tubuh akan membengkak karena air dan menyebabkan rasa kembung di perut. 

Bagi sebagian orang, hal ini tentu bisa sangat mengganggu. Selain rasa yang tidak nyaman di perut, bloated juga dapat mengganggu penampilan. Namun, ada banyak cara untuk mencegah agar mengatasinya. Mari kita simak. 

1. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi

Menjelang menstruasi, sebaiknya kamu menghindari makanan asin karena kandungan natrium di dalamnya dapat meningkatkan retensi air di dalam tubuh. Sebagai gantinya, kamu bisa mengonsumsi makanan real food dengan bahan yang segar. 

Selain itu, kamu juga bisa perbanyak asupan kalium yang dapat menurunkan kadar natrium dan meningkatkan produksi urin. Sumber kalium bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi bayam, ubi jalar, pisang, alpukat, atau tomat. 

Kurangi juga konsumsi karbohidrat sederhana yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Meningkatnya kadar insulin ini dapat menyebabkan ginjal menahan lebih banyak natrium. Solusinya, kamu bisa mengonsumsi jenis karbohidrat kompleks seperti gandum, oat, atau kacang-kacangan yang lebih lama untuk dicerna. 

2. Konsumsi Diuretik Alami

Jika kamu ingin mengurangi kembung saat menstruasi, kamu dapat mengonsumsi lebih banyak diuretik alami. 

Diuretik sendiri adalah sejenis obat yang dapat membantu ginjal untuk mengeluarkan kelebihan natrium dan cairan tubuh melalui produksi urin yang meningkat. Namun, ada alternatif makanan yang bisa menjadi diuretik alami. Beberapa di antaranya seperti asparagus, nanas, persik, mentimun, daun bawang, jahe, dan bawang putih. 

Selain makanan, diuretik juga tersedia dalam bentuk pil. Namun, pastikan untuk mengonsumsinya sesuai dengan anjuran dokter ketika kembung lebih parah untuk diatasi. 

3. Perbanyak Minum Air Putih

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal dan mengurangi retensi air di dalam tubuh. Seimbangkan pula dengan mengurangi konsumsi kafein, minuman bersoda, atau alkohol karena dapat memperparah perut yang kembung. 

4. Rutin Olahraga

Olahraga adalah salah satu kebutuhan yang punya dampak baik bagi tubuh dan kerja organ, termasuk juga dalam mengatasi PMS. Olahraga minimal 2,5 jam per minggu sangat direkomendasikan untuk mengurangi perut kembung dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Kamu bisa mencoba olahraga ringan seperti berjalan kaki santai atau aerobik. 

5. Konsultasikan dengan Profesional

Jika kamu merasa kembung secara berkepanjangan, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Terlebih lagi ketika perut kembung diikuti dengan gejala lain yang tidak biasa. Ini akan membantumu untuk mencari tahu kemungkinan penyebab lain dan mengatasinya dengan segera.  

Mengatasi bloating saat PMS bukanlah hal yang susah jika kamu memahami cara penanganannya dengan tepat. Beberapa cara di atas bisa membantu kamu menghadapi hari-hari menjelang menstruasi yang tidak nyaman. Selamat beraktivitas Sahabat Fimela. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|