Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, pesatnya perkembangan di era industri dan konsumerisme seperti sekarang ini, aktivitas manusia sehari-hari sering kali tidak disadari memberi dampak besar terhadap kesehatan bumi. Mulai dari produksi limbah, eksploitasi sumber daya alam, hingga penggunaan energi secara berlebihan. Sayangnya, banyak dari kita merasa bahwa ketika kita ingin melakukan perubahan untuk mengembalikan kesehatan bumi, itu hanya bisa dilakukan oleh pihak besar seperti pemerintah atau korporasi.
Padahal, perubahan besar justru dimulai dari kesadaran kecil. Kita sering kali meremehkan kekuatan dari hal-hal sederhana yang kita lakukan setiap hari. Bayangkan jika satu tindakan kecil dilakukan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Efeknya bisa menjadi gelombang besar yang membawa perubahan nyata. Dimulai dari rasa peduli, kemudian berkembang menjadi tanggung jawab yang tertanam dalam rutinitas harian. Nah, apa saja kebiasaan kecil yang dapat kita lakukan?
1. Mulai Memilah Sampah Basah dan Kering
Ketika kita mendengar edukasi tentang memilah sampah terdengar sederhana, tapi dampaknya sangat besar bagi proses daur ulang dan pengelolaan limbah. Sampah basah seperti sisa makanan dan daun sebaiknya tidak dicampur dengan sampah kering seperti plastik atau kertas. Ketika keduanya bercampur, maka bahan yang sebenarnya bisa didaur ulang justru jadi rusak dan tidak bisa dimanfaatkan kembali.
2. Hemat Energi dan Listrik
Energi listrik yang kita gunakan sehari-hari sebagian besar masih berasal dari bahan bakar fosil, yang menyumbang besar terhadap emisi karbon. Dengan membiasakan diri mematikan lampu saat tidak digunakan atau mencabut charger setelah dipakai, kamu sudah berkontribusi untuk mengurangi jejak karbon pribadi. Kebiasaan hemat energi juga bisa berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga. Semakin efisien penggunaan listrik, tagihan bulanan pun bisa ditekan.
3. Gunakan Barang yang Bisa Dipergunakan Kembali
Penggunaan barang sekali pakai menjadi salah satu penyumbang limbah terbesar saat ini. Mulai dari tisu, kantong plastik, hingga produk kebersihan pribadi seperti popok dan pembalut sekali pakai. Padahal, kini sudah banyak alternatif ramah lingkungan yang bisa dipakai ulang tanpa mengorbankan kenyamanan. Selain mengurangi sampah, produk seperti ini justru lebih hemat dalam jangka panjang.
4. Menanam Pohon
Langkah yang satu ini merupakan cara paling langsung untuk mengembalikan keseimbangan alam. Pohon berfungsi sebagai penyerap karbon dioksida dan penghasil oksigen, serta membantu menjaga kelembaban tanah dan keseimbangan ekosistem. Kamu tidak harus menanam pohon besar. Menanam tanaman hias, sayur-sayuran, atau pohon buah di pekarangan rumah pun sudah sangat membantu.
5. Berhenti Mengkonsumsi Bahan Plastik
Plastik adalah material yang paling sering digunakan sekaligus menjadi material yang sulit terurai. Sekali dibuang, ia bisa tinggal di bumi hingga ratusan tahun. Sayangnya, plastik masih sangat banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama plastik sekali pakai yang langsung dibuang setelah satu kali penggunaan. Mulailah dengan menghindari penggunaan sedotan plastik, kantong belanja plastik, dan bungkus makanan berbahan plastik. Sebagai gantinya, gunakan tas kain, sedotan stainless, atau kemasan ramah lingkungan lainnya.
Sahabat Fimela, menyayangi bumi bukan berarti harus menjadi aktivis lingkungan yang turun ke jalan. Tapi juga bisa melakukan kebiasaan kecil yang berdampak besar bagi bumi. Yuk sayangi bumi kita!
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.