Mengenal 5 Tipe Money Personality: Kamu yang Mana?

1 month ago 20

Fimela.com, Jakarta Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mengelola keuangan. Ada yang sangat disiplin mencatat setiap pengeluaran, ada yang senang berinvestasi, dan ada pula yang lebih suka menikmati hidup tanpa terlalu memikirkan tabungan. Ternyata perbedaan ini bukan sekadar soal kebiasaan, lho, sahabat Fimela, tetapi juga dipengaruhi oleh apa yang disebut money personality atau kepribadian finansial.

Money personality menggambarkan bagaimana seseorang berpikir, merasa, dan bertindak terhadap uang yang mereka miliki. Kepribadian ini mungkin terbentuk dari pengalaman masa lalu, lingkungan sekitar, hingga nilai-nilai yang dianut sejak kecil. Tanpa disadari, tipe kepribadian ini memengaruhi hampir semua keputusan finansial kita—mulai dari cara kita menabung, berbelanja, hingga berinvestasi. Oleh karena itu, mengenali tipe kepribadian finansial bukan hanya menarik secara psikologis, tapi juga bisa menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat dan sesuai dengan karakter kita masing-masing. 

Dalam artikel yang dilansir dari investopedia.com ini, kita akan membahas lima tipe money personality yang paling umum ditemui. Yuk, simak penjelasannya dan coba refleksikan, kira-kira kamu termasuk tipe yang mana?

The Saver (Si Penabung)

Tipe ini sangat berhati-hati dalam mengelola keuangan. Mereka cenderung menyisihkan sebagian besar pendapatan untuk ditabung atau diinvestasikan, serta menghindari pengeluaran yang dianggap tidak perlu.

Beberapa ciri yang nampak dari seseorang dengan tipe ini adalah:

  1. Sangat memperhatikan anggaran dan pengeluaran.
  2. Merasa puas saat melihat saldo tabungan bertambah.
  3. Tidak impulsif ketika belanja.

The Spender (Si Penikmat Hidup)

Apakah kamu penganut “YOLO” alias “You Only Live Once”? kalau begitu, berarti kamu bisa saja termasuk kepribadian the spender! Artinya, mungkin bagi kamu, uang adalah alat untuk menikmati hidup. Maka dari itu, seseorang dengan tipe ini biasanya tidak akan ragu dalam mengeluarkan uang untuk membeli barang kesukaan atau pengalaman seru, seperti liburan atau makan di restoran favorit.

Ciri lainnya dari tipe ini ialah:

  1. Sering melakukan pembelian spontan.
  2. Tidak terlalu fokus pada menabung.
  3. Lebih mengutamakan kesenangan saat ini daripada perencanaan masa depan.

The Investor (Si Perencana Masa Depan)

Tipe ini sangat proaktif dalam hal keuangan, namun bukan berarti suka berbelanja atau menghabiskan uang ke sesuatu yang tidak perlu. Mereka justru suka mempelajari berbagai instrumen investasi dan memiliki tujuan finansial jangka panjang yang jelas.

Tipe ini biasanya memiliki ciri sebagai berikut:

  1. Aktif mencari peluang untuk mengembangkan aset.
  2. Tertarik dengan topik investasi, saham, atau aset digital.
  3. Memiliki strategi dan rencana keuangan yang matang.

The Debtor (Si Gampang Terjebak Utang)

Kebalikan dari investor, debtor sering kali tidak terlalu memikirkan rencana jangka panjang. Mereka lebih fokus pada kebutuhan sekarang dan cenderung hidup di luar kemampuan finansialnya.

Ciri-cirinya:

  1. Sering punya utang kartu kredit atau cicilan konsumtif.
  2. Tidak punya anggaran bulanan yang jelas.
  3. Jarang menabung atau berinvestasi.
  4. Sering bingung ke mana larinya uang setiap bulan.

Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa membuat kondisi keuangan memburuk seiring berjalannya waktu.

The Shopper (Si Emosional dan Impulsif)

Hampir setipe dengan the spender, shopper punya hubungan emosional dengan uang. Belanja bagi mereka bukan hanya kebutuhan, tapi juga cara untuk merasa senang atau mengatasi stres.

Beberapa ciri-cirinya adalah:

  1. Sering beli barang karena keinginan, bukan karena butuh.
  2. Merasa bersalah setelah belanja, tapi tetap mengulanginya.
  3. Punya banyak barang yang jarang dipakai.
  4. Susah menolak diskon atau promo kilat.

Sahabat Fimela, jadi, kamu merasa cocok dengan tipe yang mana? Atau mungkin gabungan dari beberapa tipe sekaligus? Apa pun jawabannya, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa belajar menyesuaikan kebiasaan keuangan dengan tujuan hidup yang ingin dicapai.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Lifestyle | Fashion|