ringkasan
- Mencuci baju thrifting memerlukan langkah khusus seperti pemeriksaan label, pemisahan bahan, dan pre-treatment noda untuk menjaga kualitas dan kebersihannya.
- Disinfeksi pakaian thrift dapat dilakukan dengan perendaman air panas, cairan antiseptik, cuka putih, baking soda, atau penggunaan steamer untuk menghilangkan bau dan kuman.
- Pilih metode pencucian yang tepat (tangan, mesin, atau dry clean) sesuai jenis bahan, lalu keringkan di bawah sinar matahari langsung dan gunakan pewangi serta setrika untuk hasil optimal.
Fimela.com, Jakarta Membeli pakaian bekas atau thrifting telah menjadi tren populer di kalangan Sahabat Fimela. Selain menawarkan harga yang terjangkau dan pilihan gaya yang unik, kegiatan ini juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Namun, penting untuk diingat bahwa pakaian thrift adalah barang bekas yang mungkin telah disimpan lama atau berpindah tangan berkali-kali tanpa pembersihan yang layak.
Oleh karena itu, mencuci pakaian thrift sebelum digunakan adalah langkah krusial. Ini bertujuan untuk menghilangkan potensi jamur, bakteri, tungau, bau apek, dan sisa kotoran dari pemilik sebelumnya, serta mencegah iritasi kulit yang tidak diinginkan. Proses pencucian baju thrift tidak bisa disamakan dengan mencuci pakaian biasa.
Sahabat Fimela memerlukan langkah-langkah khusus agar pakaian benar-benar bersih, higienis, dan tetap awet. Artikel ini akan memandu Anda melalui setiap tahapan penting dalam merawat pakaian thrifting kesayangan Anda, memastikan siap pakai dengan aman dan nyaman.
Persiapan Awal Sebelum Mencuci Baju Thrifting
Langkah pertama sebelum mulai mencuci baju thrifting adalah memeriksa label perawatan pada pakaian. Label ini memberikan informasi penting tentang cara mencuci, suhu air yang dianjurkan, jenis detergen yang sesuai, apakah bisa dicuci dengan mesin, dan apakah terdapat larangan penggunaan pemutih atau pembersih kimia. Memahami instruksi pada label akan membantu menjaga kualitas baju dan meminimalkan risiko kerusakan. Jika label sudah tidak ada atau tidak terbaca jelas, Anda bisa membandingkannya dengan pakaian lain yang memiliki material serupa.
Sebelum mencuci, pisahkan pakaian berdasarkan warna (terang dan gelap) serta jenis bahan (katun, wol, sutra, dll.). Memisahkan pakaian akan mencegah warna luntur dan kerusakan bahan selama proses pencucian. Selain itu, pisahkan pakaian thrift dari cucian Anda yang lain untuk mencegah penyebaran kuman, bakteri, atau bau tidak sedap yang mungkin menempel.
Periksa kembali pakaian thrift Anda untuk noda seperti bekas keringat, tinta, atau saus. Jika terdapat noda membandel, lakukan pre-treatment sebelum mencuci. Anda bisa menggunakan cairan penghilang noda atau membuat campuran pasta dari detergen dan air untuk dioleskan pada noda, lalu biarkan selama 15-30 menit sebelum mencuci. Bahan dapur seperti soda kue, cuka, hidrogen peroksida, atau lemon juga dapat membantu membersihkan noda secara alami. Untuk bintik hitam, rendam noda dalam campuran air hangat dan cuka putih selama 30 menit, lalu gosok lembut dengan sikat gigi bekas atau kain.
Disinfeksi dan Penghilang Bau pada Pakaian Thrifting
Pakaian thrift seringkali memiliki bau apek dari penyimpanan lama atau mengandung kuman dan bakteri. Untuk disinfeksi dan menghilangkan bau, Anda bisa merendam pakaian dalam air panas selama 10-15 menit, bahkan beberapa sumber menyarankan 15-30 menit. Air hangat lebih efektif dalam membunuh bakteri dan kuman, namun perhatikan jenis kain karena tidak semua bahan tahan air panas; jika label melarang, gunakan air hangat dengan durasi perendaman yang lebih lama.
Selesai direndam dengan air panas, Sahabat Fimela bisa melanjutkan dengan perendaman baju pada cairan antiseptik selama 5 hingga 10 menit. Penggunaan cairan antiseptik dapat lebih optimal membunuh kuman yang tersisa, memastikan pakaian benar-benar higienis sebelum digunakan.
Cuka putih sangat efektif untuk menetralkan bau dan membunuh bakteri pada pakaian thrifting. Anda bisa menambahkan setengah cangkir cuka putih saat membilas pakaian. Untuk perendaman, campurkan satu bagian cuka putih dengan empat bagian air, lalu rendam pakaian selama 30-60 menit. Jika bau masih menyengat, rendam pakaian semalaman dalam campuran air dan cuka putih sebelum dicuci kembali. Pastikan menggunakan cuka putih suling (jenis yang bening) untuk hasil terbaik.
Baking soda juga ampuh menghilangkan bau apek pada baju dengan bahan yang cukup keras seperti katun dan poliester. Taburkan baking soda di atas baju thrift Anda dan diamkan selama beberapa jam sebelum dicuci. Setelah ditaburkan, Anda bisa membilasnya terlebih dahulu atau membiarkan baking soda ikut larut saat pakaian dicuci. Untuk menghilangkan jamur, rendam baju dalam campuran air dan cuka putih selama 30 menit, taburkan baking soda pada area berjamur dan gosok lembut, lalu cuci dengan air panas dan detergen antijamur.
Menggunakan steamer pakaian dengan air suling dapat membantu mensterilkan dan menghilangkan bau pada kain halus seperti renda, sifon, kasmir, dan pakaian formal. Panas dari uap dapat membunuh kuman dan merapikan kerutan. Pastikan untuk menguapi setiap bagian pakaian, termasuk bagian dalam dan luar, serta jahitan, kerah, dan manset, untuk memastikan kebersihan menyeluruh.
Metode Utama Mencuci Baju Thrifting
Mencuci pakaian bekas menggunakan tangan akan lebih efektif untuk memastikan segala noda dan kotoran sudah tidak menempel. Ini adalah cara paling aman, terutama jika label petunjuk pencucian pada baju bekas sudah hilang atau bahannya halus. Mencuci manual juga merupakan metode pembersihan teraman untuk menghilangkan bau dan disinfeksi ringan pada barang-barang yang rapuh atau vintage. Isi baskom atau ember dengan air dingin atau hangat sesuai petunjuk label, tambahkan detergen secukupnya, rendam 10-15 menit, lalu cuci dengan lembut dan bilas hingga bersih.
Untuk sebagian besar pakaian thrift, pencucian mesin biasa sudah cukup untuk membersihkannya, mensterilkannya, dan membuatnya siap digunakan. Gunakan detergen cair karena lebih efektif melarutkan kotoran dan bau dibandingkan detergen bubuk. Ada juga detergen khusus yang dirancang untuk menghilangkan bau dan kotoran dari pakaian bekas. Pilih detergen berbahan lembut untuk mencegah kerusakan serat kain. Cuci dengan air dingin dan detergen lembut untuk menjaga kualitas dan bentuk pakaian, terutama untuk bahan sensitif seperti katun, wol, atau kain halus lainnya. Jika memungkinkan, gunakan siklus bilas ekstra.
Beberapa jenis kain atau pakaian, seperti mantel, jas, sutra, wol, atau fur, tidak dapat dicuci dengan air dan harus dicuci kering (dry clean) untuk mempertahankan material dan strukturnya. Jika label pakaian menyatakan "Dry Clean Only" dan Sahabat Fimela tidak yakin cara membersihkannya, kunjungi penatu lokal dan mintalah saran profesional. Metode ini penting untuk menjaga bentuk dan kualitas pakaian yang rentan terhadap air.
Perawatan Khusus dan Pengeringan Optimal
Untuk membersihkan baju yang bahannya halus seperti sutra dan wol, Sahabat Fimela dapat mencucinya dengan sabun mandi atau sabun bayi. Bahan-bahan halus ini akan cepat rusak jika dicuci dengan detergen biasa. Sebaiknya cuci dengan sabun mandi atau sabun bayi cair dan campur dengan sabun tangan antibakteri. Sutra dapat dicuci manual dengan air dingin dan sabun lembut, bahkan jika label menyarankan dry clean only. Untuk wol, rendam dalam air bersabun, bilas, dan jemur dengan cara yang tepat untuk menghindari perubahan bentuk.
Untuk jeans thrift, rendam di air hangat yang sudah diberikan cuka dan baking soda selama kurang lebih 30 menit. Campuran ini efektif menghilangkan bakteri dan kuman yang mungkin menempel. Hindari penggunaan air panas karena dapat merusak bahan, tekstur, dan warna jeans. Setelah perendaman, cuci dengan tangan menggunakan detergen, lebih baik yang mengandung antiseptik, untuk memastikan kebersihan maksimal.
Selesai melakukan pencucian, selanjutnya keringkan baju secara langsung di bawah sinar matahari. Menjemur pakaian secara langsung di bawah sinar matahari akan membuatnya lebih cepat kering. Sinar matahari juga berfungsi sebagai disinfektan alami yang dapat membantu mematikan kuman dan bakteri yang mungkin masih tertinggal. Saat menjemur, balik pakaian agar tidak rusak atau pudar karena terpapar sinar matahari langsung.
Pengeringan pakaian dengan mesin pengering adalah salah satu faktor yang bisa merusak kualitas baju thrifting. Mengeringkan pakaian secara alami adalah pilihan terbaik untuk menjaga kualitas pakaian thrift. Untuk kain halus seperti sutra dan wol, letakkan rata untuk mengeringkan atau gunakan gantungan empuk yang tidak merusak bentuk pakaian.
Langkah Akhir dan Tips Tambahan untuk Baju Thrifting
Selain menggunakan detergen yang lembut, jangan lupa rendam baju yang sudah Anda cuci dengan pewangi dan pelembut pakaian setelahnya. Pewangi pakaian memberikan aroma segar dan menghilangkan bau tidak sedap yang mungkin masih tersisa, sementara pelembut pakaian membantu menjaga kelembutan kain, terutama untuk pakaian thrift yang mungkin sudah dipakai bertahun-tahun. Rendam pakaian dengan pewangi dan pelembut selama kurang lebih 30 menit untuk hasil optimal.
Jika sudah kering, setrika baju bekas thrift shop seperti biasa dengan suhu yang sesuai dengan bahan kainnya. Panas setrika dapat membantu melembutkan serat kain, membuat baju terlihat seperti baru kembali, dan membantu membunuh bakteri atau kuman yang mungkin masih tertinggal. Pastikan suhu setrika sesuai agar tidak merusak bahan pakaian.
Selalu cuci tangan setelah menangani pakaian thrifting yang belum dicuci untuk mencegah penularan kuman. Gunakan sarung tangan jika perlu saat membersihkan pakaian yang sangat kotor atau berbau. Selain itu, mesin cuci yang kotor dapat memindahkan kotoran dan bakteri ke pakaian, jadi bersihkan mesin cuci secara teratur dengan menjalankan siklus kosong menggunakan cuka atau pembersih mesin cuci khusus.
Dengan mengikuti panduan ini, Sahabat Fimela dapat memastikan bahwa pakaian thrift yang Anda beli tidak hanya bersih dan segar, tetapi juga aman dan nyaman untuk digunakan. Selamat menikmati hasil belanja thrifting Anda!
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
FashionWajib Tahu! 12 Tips Cara Aman Thrifting Baju Bekas Agar Bebas Kuman dan Penyakit
Ingin tampil stylish dengan baju thrift? Ketahui cara aman thrifting baju agar tetap higienis dan terhindar dari risiko kesehatan tak terduga.
FashionPraktis Dipakai Sehari-hari, Ini 7 Model Gelang Emas Gram Kecil Sedang Tren di 2025
Gelang emas dengan gram kecil biasanya memiliki berat antara 1 hingga 3 gram, menjadikannya pilihan yang ekonomis sekaligus elegan.
FashionInspirasi Outfit Hijab One Set ala Aurel Hermansyah, Stylish dan Praktis untuk Berbagai Momen
Intip inspirasi outfit hijab one set ala Aurel Hermansyah yang stylish, praktis, dan cocok untuk berbagai momen, dari acara santai hingga formal.
FashionAmi Paris Buka Toko Pertama di Indonesia, Hadir di Plaza Senayan Jakarta
Ami Paris membuka butik pertama di Indonesia pada 26 Agustus 2025 di Plaza Senayan, Jakarta, menghadirkan koleksi pria, wanita, dan aksesori dengan konsep butik terbaru bernuansa Parisian chic.